cool hit counter

PCIM Jerman Raya - Persyarikatan Muhammadiyah

 PCIM Jerman Raya
.: Home > Berita > Islam dan Ilmu Pengetahuan (PENNA Edisi Februari 2018)

Homepage

Islam dan Ilmu Pengetahuan (PENNA Edisi Februari 2018)

Senin, 28-02-2018
Dibaca: 190

Kajian PENNA Edisi Februari 2018 kali ini mengambil tema Islam dan Ilmu Pengetahuan. Idris Eko Putro, M.Sc, Doctoral candidate di TU Muenchen, didaulat menjadi pembicara. Bertindak sebagai moderator adalah SSK Gridza dari Radio PPI Dunia yang saat ini sedang studi di Yordania.

 

 

Peneliti LAPAN ini mengungkapkan bahwa sejak dulu banyak pihak yang mempertentangkan antara Islam dengan ilmu pengetahuan. Akibatnya, seseorang belajar ilmu agama maka kelak bila bermuamalah maka akan mudah dibodohi karena tidak menguasai ilmu dunia. Dan sebaliknya jika seseorang mengejar ilmu pengetahuan, maka dianggap mereka hanya mengerjar dunia saja dan tidak pernah melakukan ibadah sholat.

Sebenarnya dalam Islam tidak ada dikotomi ini. Ini seperti yang termaktub dalam QS Al-Qhasas 77.

 

Ilmu adalah pintu awal dari seseorang untuk menjadi apa yang diinginkan. Ilmu juga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kuasailah ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus ilmu agama sehingga kita menjadi peribadi yang berilmu dan bertaqwa. Pribadi seorang B.J. Habibie, yang mendorong agar menjadi manusia yang beiptek dan berimtaq, bisa dijadikan teladan kita. Jadi, jadilah manusia yang berilmu pengetahuan dan sekaligus sholeh.

Contohnya bagaimana Islam dapat menunjukkan dan menghitung  kerugian riba jika kita tidak memiliki ilmu pengetahuan.

 

Ilmu harus beriringan dengan keimanan kepada Allah SWT sehingga dengan itu Allah akan meningkatkan derajat keilmuwan kita.

Ahli Flight Control and Simulator ini juga menjelaskan cara mendapatkan ilmu pengetahuan yang ternyata selaras dengan Islam, yaitu:

  1.          Melakukan pengamatan dan eksperimen untuk mendapatkan kesimpula yang tepat (Al Ankabut:20)
  2.          Melakukan proses berpikir dan perenungan. Dalam Islam disebut proses belajar-mengajar dan diskusi.
  3.          Wahyu/ilham (Al Baqarah:251).

 

Kajian kali ini mendapat banyak atensi dari sejumlah penanya yang ingin berdiskusi soal strategi menuntut ilmu di Jerman agar tetap dapat menjalankan agama dengan baik, serta bagaimana menyeimbangkan ilmu dan agama (AYK).

Kajian lengkap dapat didengarkan di Channel Youtube PCI Muhammadiyah Jerman Raya

 


Tags: PENNA, kajian, pengajian, ilmu pengetahuan, pengajian online
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: PENNA, kajian



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website